Sering kita menemukan pengguna komputer mengalami kerusakan pada memori. Memori bekas sering tidak dapat kita manfaatkan masa garansinya. Jadilah memori itu sebagai bahan limbah yang mungkin sekali masih bisa dimanfaatkan. Memang kita masih sedikit yang memikirkannya. Tetapi itu memang didukung oleh keadaan yang menyepelekan memori yang sudah teronggok yang semakin lama semakin membuat pandangan menjadi muak melihat sampah semakin menggunung.

Di masyarakat banyak cara memanfaatkan barang barang bekas apalagi yang sudah bobrok itu. ada yang melepasinya menjadi bahan=bahan yang nanti dipilah pilah untuk dipisahkan mana yang masih bernilai ekonomi, maka akan dikumpulkan dan biasanya dinilai dalam kiloan ataupun bijian, itu kalau sudah masuk ke para tangan praktisi.
Tetapi ada cara lain yang muncul dari ide pemikiran kreatif beberapa praktisi dan teknisi yang mengetahui cara kerja memori, sehingga mereka reka sendiri tanpa melalui proses tetek bengek dengan pekerjaan yang menimbun bahan kanibal sehingga harus menunggu barang-barang yang bisa dipasang-pasangkan sehingga menjadi barang memori yang bisa dikerjakan lagi di dalam cpu ataupun laptop.

Kita pandang IC pada memori sebagai IC mikrokontrol yang sering kita jumpai dalam teknologi robot. Dalam IC itu dapat kita flashkan program yang kita buat. tapi hanya sekali flash. nah apakah benar chipset pada memori RAM ataupun DDR juga sama sifatnya.Ternyata dengan alat avo meter kita dapat mereset semua IC memori. Siapkan avo meter pada posisi switc ohm asalkan mengeluarkan tegangan. tempatkan ujung pen com negatif (- ) ke pin memori no 1. Ujung pen plus (+) digesekkan ke semua kaki-kaki IC yang terdapat di memori. Misal memori ka,u itu 8 IC, maka gesekkan com + itu ke ke8 kaki IC IC itu. Selanjutnya cek ke komputer. Hidup atau tetap hangkah lapi atau CPUmu?

Selamat mencoba.

sumber : http://stoedio9.com